Wednesday, December 1, 2010

Tujuan Menikah

Tujuan Menikah

1. Untuk Memenuhi Tuntutan Syahwat

Ini merupakan salah satu dari tujuan maksud pernikahan. Yaitu untuk memenuhi tuntutan syahwat. Hal ini dikarenakan syahwat dan keinginan untuk menikah, merupakan masalah instink yang ada secara inheren di dalam diri kita masing-masing, yang Allah ciptakan pada setiap diri manusia, walaupun mungin kadar kekuatannya berbedaantara satu orang dengan yang lain.
Adalah merupakan rahmat Allah kepada kita, dimana Allah tidak melarang kita untuk melakukan pernikahan, bahkan sebaliknya Allah menganjurkan kita untuk melangsungkan pernikahan demi menjaga diri kita semua dari jerat-jerat setan dan agar kita tidak jatuh dalam lumpur maksiat.
Oleh sebab itu Rasulullah bersabda:
“ Wahai para anak muda! Barang siapa diantara kamu mampu untuk menikah, maka hendaklah dia menikah. Sebab dia lebih mampu untuk menahan pandangan dan lebih mampu membentengi kemaluan. Dan barang siapa yang tidak mampu, mka hendakalah dia puasa saja, sebab dia bisa menjadi penangkal.” (H.R Al-Bukhari : 5065 dan Muslim: 1400).

2. Memperoleh Anak Keturunan

Ini merupakan alasan pokok dan hal mendasar disyariatkan menikah. Perlu dipahami bahwa keinginan seseorang untuk memperoleh anak, hendaknya didasari dengan adanya empat perkara :
a. Hendaknya dimaksudkan untuk menjadi anak yang sholeh
b. Hendaknya dimaksudkan untuk memperoleh cinta Rasulullah, karena telah menambah jumlah umatnya.
c. Untuk mendapatkan berkah, karena do’a anak yang sholeh ini setelah engkau meninggal dunia.
d. Mendapatka syafaat karena lematian anak yang masih kecil jika dia meninggal sebelum kamu meninggal.

3. Mencapai ketenangan Tatkala Menghadapi Kesulitan-kesulitan dalam Kehidupan Ini.


Sumber : Tafsir Wanita oleh Syaikh Imad Zaki Al-Barudi

Saturday, November 27, 2010

Warga Negara dan Negara


Hukum dan Pemerintahan

Hukum [4] adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. [5] dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela." [6] [7]

Penyelenggara Pemerintahan

 

Penyelenggara pemerintahan adalah Presiden dibantu oleh wakil presiden, dan oleh menteri negara.Penyelenggara pemerintahan daerah adalah pemerintah daerah dan DPRD. Untuk pemerintahan daerah provinsi yang terdiri atas pemerintah daerah provinsi dan DPRD provinsi. Untuk pemerintahan daerah kabupaten atau daerah kota yang terdiri atas pemerintah daerah kabupaten atau kota dan DPRD kabupaten atau kota.
Dalam menyelenggarakan pemerintahan, pemerintah pusat menggunakan asas desentralisasi, tugas pembantuan, dan dekonsentrasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah, pemerintahan daerah menggunakan asas otonomi dan tugas pembantuan.
Desentralisasi adalah penyerahan wewenang pemerintahan oleh Pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah kepada daerah dan/atau desa dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan/atau desa serta dari pemerintah kabupaten/kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu.
Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang pemerintahan oleh Pemerintah kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah dan/atau kepada instansi vertikal di wilayah tertentu. Otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Dalam menyelenggarakan otonomi, daerah mempunyai hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban tersebut diwujudkan dalam bentuk rencana kerja pemerintahan daerah dan dijabarkan dalam bentuk pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah yang dikelola dalam sistem pengelolaan keuangan daerah. Pengelolaan keuangan daerah dimaksud dilakukan secara efisien, efektif, transparan, akuntabel, tertib, adil, patut, dan taat pada peraturan perundang-undangan.

Kesamaan Derajat
Cita-cita kesamaan derajat sejak dulu telah diidam-idamkan oleh manusia. Agama mengajarkan bahwa setiap manusia adalah sama. PBB juga mencita-citakan adanya kesamaan derajat. Terbukti dengan adanya universal Declaration of Human Right, yang lahir tahun 1948 menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melekat pada dirinya. Beberapa hak itu dimiliki tanpa perbedaan atas dasar bangsa, ras, agama atau kelamin, karena itu bersifat asasi serta universal.
Indonesia, sebagai Negara yang lahir sebelum declaration of human right juga telah mencantumkan dalam paal-pasal UUD 1945 hak-hak azasi manusia. Pasal 27(2) UUD 1945 menyatakan bahwa, tiap-tiap warganegara  berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 29(2) menyatakan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.

Elite dan Massa
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan  kecil yang memegang kekuasaan.
Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalam masyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakat industri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive.
Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kehijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya, pensiunan an lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.
Ada dua kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat yaitu : perama menitik beratakan pada fungsi sosial dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat mral. Kedua kecenderungan ini melahirkan dua macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal, elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhubungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu, sopan santun dan keadaan jiwa. Sedangkan elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problem-problema yang memperlihatkan sifat yang keras masyarakat lain atau mas depan yang tak tentu.
Isilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd,t etapi yang secara fundamental berbeda dengannyadalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku missal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oeleh beberap peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas. Cirri-ciri massa adalah :
1.    Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tignkat kemakmuran atau kebudayaan yang berbeda-beda. Orang bisa mengenali mereka sebagai masa misalnya orang-orang yang sedang mengikuti peradilan tentang pembunuhan misalnya malalui pers
2.    Massa merupakan kelompok yagn anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonym
3.    Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota-anggotanya

http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum

http://id.wikipedia.org/wiki/Pemerintahan_daerah_di_Indonesia

http://community.gunadarma.ac.id/blog/view/id_3240/title_pelapisan-sosial-dan-kesamaan-derajat/

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489


 



Wednesday, November 24, 2010

Individu-Keluarga-dan Masyarakat

1. Pengertian Individu

Individu berasal dari kata latin individuum yang artinya tidak terbagi.. individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa dan seberapa mempengaruhi kehidupan manusia (Abu Ahmadi, 1991: 23). Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan.
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,malainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat (Hartomo, 2004: 64).
Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yng menjadi latar belakang keberadaanya. Individu berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya untuk membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang sesuai dengan perilaku yang telah ada pada dirinya.
Manusia sebagai individu salalu berada di tengah-tengah kelompok individu yang sekaligus mematangkannya untuk menjadi pribadi yang prosesnya memerlukan lingkungan yang dapat membentuknya pribadinya. Namun tidak semua lingkungan menjadi faktor pendukung pembentukan pribadi tetapi ada kalanya menjadi penghambat proses pembentukan pribadi.

2. Perkembangan Individu

Manusia pada waktu lahir tampaknya sangat lemah namun bayi mempunyai banyak kemungkinan untuk berkembang. Bayi berproses menjadi anak dan anak akan berkembang menjadi dewasa. Prinsip-prinsip perkembangan pada manusia adalah sebagai berikut:
1) Perkembangan mengikuti pola-pola tertentu dan berlangsung secara teratur.
2) Perkembangan menuju diferensiasi dan integrasi dari gerakan-gerakan yang bersifat masal menuju gerakan-gerakan khusus.
3) Pertumbuhan dan perkembangan tidak terjadi secara tiba-tiba tetapi berlangsung secara berangsur-angsur secara teratur dan terus-menerus.
4) Suatu tingkat perkembangan dipengaruhi oleh sifat perkembangan sebelumnya.
5) Perkembangan antara anak satu berbeda dengan anak lain, baik dalam perkem-bangan masing-masing aspek kejiwaannya maupun cepat atau lambatnya perkembangan tersebut (Hartomo, 2004: 69).
Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap individu dan khususnya terhadap pembentukan individualitasnya adalah besar, namun sebaliknya individu pun berkemampuan untuk mempengaruhi masyarakat. Kemampuan individu merupakan hal yang utama dalam hubungannya dengan manusia.
3. Factor Pertumbuhan Individu

Faktor genetik
 Faktor keturunan — masa konsepsi
 Bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan
 Menentukan beberapa karakteristik seperti jenis kelamin, ras, rambut, warna mata, pertumbuhan fisik, sikap tubuh dan beberapa keunikan psikologis seperti temperamen
 Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal.
Faktor eksternal / lingkungan
 Mempengaruhi individu setiap hari mulai konsepsi sampai akhir hayatnya, dan sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan
 Faktor eksternal yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan, sedangkan yang kurang baik akan

4. . Aspek-Aspek Yang Mempengaruhi Pertumbuhan

Perubahan yang menyangkut materiil dan struktur fisiologis, sangat dipengaruhi oleh aspek-aspek tertentu yang mana aspek-aspek itu sendiri saling berhubungan. Adapun aspek-aspek yang mempengaruhi pertumbuhan meliputi:
1) Anak sebagai keseluruhan
Anak sebagai keseluruhan tumbuh oleh kondisi dan interaksi dari setiap aspek kepribadian yang ia miliki.
2) Umur mental anak mempengaruhi pertumbuhannya
Umur mental anak mempengaruhi kapasitas mentalnya. Kapasitas mental anak menentukan prestasi belajarnya.
3) Permasalah tingkah laku sering berhubungan dengan pola-pola pertumbuhan
Kita harus menyadari, bahwa pertumbuhan situasi-situasi menimbulkan tertentu yang menimbulkan problem-problem tingkah laku.
4) Penyesuaian pribadi dan sosial mencerminkan dinamika pertumbuhan
Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada anak akibat pertumbuhan dan setelah dihadapkan dengan tantangan kultur masyarakat terutama harapan-harapan orangtua, guru-guru dan teman-teman sebayanya, tercermin di dalam penyesuaian sosialnya.

5. Fungsi keluarga

Pengertian Keluarga
Keluarga adalah sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan dari satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan darah saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang mengurus keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah, bersatu.
Keluarga inti (”nuclear family”) terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka.
Pengertian Keluarga Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.(Menurut Departemen Kesehatan RI (1998).
Kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. (Ki Hajar Dewantara)
Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara Celis). Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah : – Unit terkecil dari masyarakat – Terdiri atas 2 orang atau lebih – Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah – Hidup dalam satu rumah tangga – Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga – Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga – Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing – Diciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan
Peranan Keluarga Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.
Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut :
1. Peranan Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
2. Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
3. Peran Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Tugas-tugas Keluarga Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
1. Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya.
2. Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
4. Sosialisasi antar anggota keluarga.
5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.
6. Pemuda dan Identitas

Fungsi Keluarga Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :
1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
9. Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.

6. Pemuda dan Identitas

a. pengertian Pemuda
Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.
Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda Indonesia tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengauh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.
jadi jelaslah sekarang keragaman pemuda Indonesia dilihat dari kesempatan pendidikannya serta dihubungkan dengan keragaman penduduk dalam suatu wilayah, maka proses sosialisasi yang dialami oleh para pemuda sangat rumit. Sehubungan dengan perkembangan individu pemuda itu sendiri dan dalam rangka melepaskan diri dari ketergantungan pada orang tua, maka pengalaman-pengalaman yang dialainya itu kadang membingungkan dirinya sendiri.

pemuda identik dengan sebagai sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju, memiliki moralitas, dsb. Kelemahan mecolok dari seorang pemuda adalah kontrol diri dalam artian mudah emosional, sedangkan kelebihan pemuda yang paling menonjol adalah mau menghadapi perubahan, baik berupa perubahan sosial maupun kultural dengan menjadi pelopor perubahan itu sendiri.

b. pengertian Identitas
Pengertian identitas
Identitas dapat memiliki dua arti. Pertama, identitas atau jati diri yang menunjuk pada ciri-ciri seseorang. Kedua, identitas dapat berupa surat keterangan yang dapat menjelaskan pribadi seseorang. Menurut Parsudi Suparlan, identitas atau jatidiri adalah pengenalan atau pengakuan terhadap seseorang yang termasuk dalam suatu golongan yang dilakukan berdasarkan atas serangkaian ciri-cirinya yang merupakan suatu satuan bulat dan menyeluruh, serta menandainyasehingga ia dapat dimasukkan dalam golongan tersebut.
Identitas individu
Berkaitan dengan keseluruhan ciri-ciri tentang seseorang, dan ia juga dibentuk melalui interaksi biologi dan kehidupan sosial.
Identitas kolektif
Merujuk pada pengakuan terhadap makna keanggotaan atau makna kebersamaan, batas-batas dan aktivitas-aktivitas dalam suatu kelompok. Menurut Melucci, identitas kolektif adalah suatu interaksi antara individu yang satu dengan yang lainnya dalam suatu kelompok dan melakukan tindakan serta perbuatan secara bersama-sama, untuk tujuan bersama dalam suatu kelompok.
Kapan identitas muncul
Identitas itu muncul dan ada dalam hubungan. Seorang mempunyai jatidiri tertentu karena diakui keberadaannya oleh seseorang dalam hubungan yang berlangsung. Jatidiri diperlukan dalam setiap interaksi. karena dalam setiap interaksi, membutuhkan perilaku yang berisi peranan pada masing-masing individu.

7. Perguruan dan Pendidikan

a. Pengertian Perguruan Tinggi
Istilah Perguruan Tinggi yang digunakan untuk lapisan ke-2, identik
dengan istilah Perguruan Tinggi yang disebut dalam Peraturan Pemerintah
No.30 th 1990, yaitu organisasi satuan pendidikan, yang
menyelenggarakan pendidikan di jenjang pendidikan tinggi, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat.
b. . Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran.
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasi.

Jenjang pendidikan

Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.
Rapikan
Artikel ini perlu dirapikan atau ditulis ulang karena artikel ini bersifat umum sedangkan isinya ditulis dalam konteks yang terlalu spesifik/sempit.

Pendidikan anak usia dini

Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pendidikan dasar

Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah.

Pendidikan menengah

Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar. yang harus dilaksanakan minimal 9 tahun

Pendidikan tinggi

Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Mata pelajaran pada perguruan tinggi merupakan penjurusan dari SMA, akan tetapi semestinya tidak boleh terlepas dari pelajaran SMA.

Materi pendidikan

Materi Pendidikan harus disajikan memenuhi nilai-nilai hidup. nilai hidup meliputi nilai hidup baik dan nilai hidup jahat. penyajiannya tidak boleh pendidikan sifatnya memaksa terhadap anak didik, tetapi berikan kedua nilai hidup ini secara objektif ilmiah. dalam pendidikan yang ada di Indonesia seharusnya berjalan diatas sistem tersebut agar Indonesia menjadi lebih baik.

Jalur pendidikan

Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

Pendidikan formal

Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.

Pendidikan nonformal

Pendidikan non formal meliputi pendidikan dasar, dan pendidikan lanjutan.

Pendidikan dasar mencakup pendidikan keaksaraan dasar, keaksaraan fungsional, dan keaksaraan lanjutan paling banyak ditemukan dalam pendidikan usia dini (PAUD), Taman Pendidikan Al Quran (TPA), maupun Pendidikan Lanjut Usia. Pemberantasan Buta Aksara (PBA) serta program paket A (setara SD), paket B (setara B) adalah merupakan pendidikan dasar.

Pendidikan lanjutan meliputi program paket C(setara SLA), kursus, pendidikan vokasi, latihan keterampilan lain baik dilaksanakan secara terogranisasi maupun tidak terorganisasi.

Pendidikan Non Formal mengenal pula Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai pangkalan program yang dapat berada di dalam satu kawasan setingkat atau lebih kecil dari kelurahan/desa. PKBM dalam istilah yang berlaku umum merupakan padanan dari Community Learning Center (CLC)yang menjadi bagian komponen dari Community Center.

Pendidikan informal

Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri.

Jenis pendidikan

Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

Pendidikan umum

Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya: Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pendidikan kejuruan

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).jenis ini termasuk ke dalam pendidikan formal.

Pendidikan akademik

Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

Pendidikan profesi

Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional.

Salah satu yang dikembangkan dalam pendidikan tinggi dalam keprofesian adalah yang disebut program diploma, mulai dari D1 sampai dengan D4 dengan berbagai konsentrasi bidang ilmu keahlian. Konsentrasi pendidikan profesi dimana para mahasiswa lebih diarahkan kepada minat menguasai keahlian tertentu. Dalam bidang keahlian dan keprofesian khususnya Desain Komunikasi Visual terdapat jurusan seperti Desain Grafis untuk D4 dan Desain Multimedia untuk D3 dan Desain Periklanan (D3). Dalam proses belajar mengajar dalam pendidikan keprofesian akan berbeda dengan jalur kesarjanaan (S1) pada setiap bidang studi tersebut.

Pendidikan vokasi

Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1).

Pendidikan keagamaan

Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama.

Pendidikan khusus

Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk Sekolah Luar Biasa/SLB).

Filosofi pendidikan

Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup.

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.

Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya."

Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam -- sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka -- walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

Kualitas pendidikan

Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan, khususnya di Indonesia, yaitu:

* Faktor internal, meliputi jajaran dunia pendidikan baik itu Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan daerah, dan juga sekolah yang berada di garis depan. Dalam hal ini,interfensi dari pihak-pihak yang terkait sangatlah dibutuhkan agar pendidikan senantiasa selalu terjaga dengan baik.

* Faktor eksternal, adalah masyarakat pada umumnya yang merupakan ikon pendidikan dan merupakan tujuan dari adanya pendidikan yaitu sebagai objek dari pendidikan.


HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Manusia adalah sebagai makhluk individu dalam arti tidak dapat di pisahkan antara jiwa dan raganya, oleh karena itu dalam proses perkembangannya perlu keterpaduan antara perkembangan jasmani maupun rohaninya.
Sebagai makhluk sosial seorang individu tidak dapat berdiri sendiri, saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya, dan saling mengadakan hubungan sosial di tengah–tengah masyarakat.

Keluarga dengan berbagai fungsi yang dijalankan adalah sebagai wahana dimana seorang individu mengalami proses sosialisasi yang pertama kali, sangat penting artinya dalam mengarahkan terbentuknya individu menjadi seorang yang berpribadi.

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional dengan masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu menjadi seorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur masyarakat yang ada, sehingga seorang individu menjadi seorang yang dewasa dalam arti mampu mengendalikan diri dan melakukan hubungan – hubungan sosial di dalam masyarakat yang cukup majemuk.

Masyarakat adalah kelompok manusia yang saling berinteraksi yang memiliki prasarana untuk kegiatan tersebut dan adanya saling keterikatan untuk mencapai tujuan bersama. Masyarakat adalah tempat kita bisa melihat dengan jelas proyeksi individu sebagai bagian keluarga, keluarga sebagai tempat terprosesnya, dan masyarakat adalah tempat kita melihat hasil dari proyeksi tersebut.

Individu yang berada dalam masyarakat tertentu berarti ia berada pada suatu konteks budaya tertentu. Pada tahap inilah arti keunikan individu itu menjadi jelas dan bermakna, artinya akan dengan mudah dirumuskan gejala – gejalanya. Karena di sini akan terlibat individu sebagai perwujudan dirinya sendiri dan merupakan makhluk sosial sebagai perwujudan anggota kelompok atau anggota masyarakat.

http://muchad.info/muchad/hubungan-antara-individu-keluarga-dan-masyarakat.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga
http://d2n5r0.wordpress.com/2008/01/06/faktor-%E2%80%93-faktor-yang-mempengaruhi-perkembangan-dan-pertumbuhan-individu/

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Bencana alam 5

Fasilitas Transportasi di Wasior Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Oktober 2010 13:07 WIB

Wasior, (tvOne)
Fasilitas transportasi di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat yang hancur akibat terjangan banjir bandang akan segera diperbaiki. Menteri perhubungan Freddy Numberi mengatakan, sarana transportasi di Wasior yang mendapat perhatian utama adalah dermaga dan bandara Wasior yang mengalami rusak parah.

"Seberapa banyak kerusakan fasilitas dermaga dan bandara saya baru melakukan peninjauan ke lokasi, yang jelas jajaran Kemenhub siap membantu perbaikan sarana transportasi di wilayah itu," kata Freddy saat hendak bertolak ke Wasior dengan pesawat terbang, Selasa (12/10).

Ia mengatakan, dalam program tanggap darurat menangani korban banjir bandang di Wasior, Papua Barat, Kemenhub telah mengerahkan kapal Pelni untuk melakukan evakuasi masyarakat dan korban bencana banjir bandang ke Manokwari, ibukota Papua Barat.

Dia berharap, dengan bantuan tanggap darurat yang dilakukan pemerintah bersama Kemenhub diharapkan segera dapat memulihkan berbagai aktivitas masyarakat di Wasior.

Mengenai jumlah kerusakan fasilitas transportasi akibat banjir bandang itu, Freddy mengatakan hingga sekarang pihaknya masih mendata seberapa besar kerusakan fasilitas transportasi di wilayah itu.

Freddy dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih dengan banyaknya masyarakat dan kelompok organisasi yang telah mengalang bantuan dana kemanusiaan untuk meringankan beban penderitaan masyarakat korban banjir bandang Wasior yang digagas secara perseorangan dan kelembagaan.

Freddy mengimbau, masyarakat di tanah Papua harus siap menerima berbagai musibah bencana alam yang kerap kali melanda tanah Papua karena letak geografis wilayah Papua berada di daerah pusat episentrum gempa. (Ant)

Pendapat :
Masyarakat Wasior sangat membutuhkan bantuan kebutuhan pokok, dll. Mereka juga memerlukan alat transportasi agar aktivitas mereka kembali pulih. Tidak hanya itu dengan adanya alat transportasi akan memudahkan para tim sar dalam pengevakuasian korban.
Selain itu rumah-rumah penduduk dan bangunan lainnya yang rusak berat juga harus mendapat perhatian pemerintah Wasior.

Solusi :
Pemerintah Wasior harus segera bertindak dalam menangani masalah ini. Pemerintah juga harus mencarikan dana bantuan untuk membenahi bangunan serta kebutuhan lain yang sempat mati akibat tsunami.


http://nusantara.tvone.co.id/berita/view/44573/2010/10/12/fasilitas_transportasi_di_wasior_segera_diperbaiki/


Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Bencana alam 4


Klaten Siapkan Dua Lokasi Pengungsi Tambahan

Senin, 1 November 2010 02:31 WIB

http://media.tvone.co.id/uploads/image/31102010/31102010_Letusan_Gunung_Merapi_2010_%28ANTARA-Wahyu_Putro_A%29.jpg
Gunung Merapi
Klaten, (tvOne)

Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai menyiapkan dua lokasi pengungsian tambahan di Kecamatan Kemalang dan Manisrenggo jika perluasan Kawasan Rawan Bencana (KRB) erupsi Gunung Merapi mutlak diperlukan.

"Warga lereng yang diungsikan diperkirakan akan semakin bertambah karena kemungkinan besar KRB Merapi akan diperluas," kata Kepala Bidang Potensi Perlindungan Masyarakat Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas Klaten, Joko Rukminto, di Klaten, Minggu.

Dia mengatakan dua desa yang telah dipetakan sebagai lokasi pengungsian tambahan adalah Desa Kepurun di Kecamatan Kemalang dan Desa Ngemplak Seneng di Kecamatan Manisrenggo.

Namun, lanjut dia, pihaknya belum dapat memetakan wilayah-wilayah di lereng yang kemungkinan besar warganya harus diungsikan karena terancam bahaya erupsi Merapi.

Tiga desa yang saat ini terpetakan sebagai di radius 10 kilometer dari puncak Merapi atau masuk dalam KRB III adalah Desa Sidorejo, Tegalmulyo, Balerante, dan Kendalsari yang berada di Kecamatan Kemalang.

"Kami belum memperkirakan desa mana saja yang berpotensi terpetakan di wilayah perluasan KRB," katanya.

Desa Kepurun dan Ngemplak Seneng merupakan dua lokasi barak untuk pengungsi pada bencana erupsi Merapi pada 2006 lalu.

Sementara itu, tiga lokasi pengungsian yang saat ini digunakan sebagai penampungan sementara para pengungsi yakni Desa Dompol, Keputran, dan Bawukan masih dinyatakan aman dari ancaman erupsi Merapi.

Sebelumnya, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan guna mengetahui batas akhir luncuran awan panas.

"Masih ada tim ke lapangan untuk menentukan batas akhir luncuran awan panas. Apakah kurang dari 10 kilometer, atau sudah lebih dari radius 10 kilometer," kata Surono.

Ia mengatakan pihaknya masih terus mempelajari setiap tanda untuk merevisi radius aman yang telah ditetapkan, karena untuk mengubah jarak tersebut bukan persoalan mudah.

Jika memang ada luncuran awan panas yang keluar dari radius aman itu, maka pihaknya akan merekomendasikan adanya perluasan daerah bahaya.

"Yang kami takuti adalah adanya awan panas. Jika ada material vulkanik lain seperti abu yang melebihi radius 10 kilometer, saya rasa itu tidak apa-apa," katanya.

Pendapat :
Luncuran awan panas sangat membahayakan bagi keselamatan penduduk sekitar. Luncuran awan ini kian hari kian bertambah jarak luncur awn di lereng sekitar gunung. Pemerintah siap siaga telah menyediakan tempat penampungan, sehingga  nantinya pengungsi tidak bingung akan tinggal dimana.

Solusi :
Pemerintah Jateng harus segera mencari lokasi titik aman untuk para pengungsi. Meskipun awan panas atau material vulkanik belum muncul maka setidaknya sejak saat ini pemerintah segera menyiapkan tempat teraman dan jauh dari merapi.


Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Tuesday, November 23, 2010

Artikel Sistem Informasi 5

Apple Mengakui Beberapa Masalah Installasi Leopard


Dalam minggu ini Apple memposting sejumlah dokumen ke dalam situs web untuk menanggapi masalah ‘blue screen’ yang menimpa para pengguna Mac yang ingin meng-upgrade Sistem Operasi-nya menjadi Max OS X Leopard.
Dalam sebuah forum diskusi Apple mengenai permasalahan ini dikemukakan bahwa rata-rata kejadian ini terjadi ketika proses installasi hampir mendekati selesai dan user mencoba me-restart komputer mereka. Layar menjadi biru atau dalam istilah biasa disebut ‘blue screen’, dan cukup mengundang kekhawatiran karena jika diperbandingkan dalam istilah bahasa Windows hal ini sering dianggap sebagai ‘blue screen of death’ yang biasa terjadi jika Windows rusak.
Lebih lanjut Apple mengatakan bahwa bisa jadi permasalahan ini terkait dengan peningkatan aplikasi software dan dalam sebuah artikel ComputerWorld mengidentifikasi ‘Unsanity’s APE Software’ sebagai sumber dari semua permasalahan ini. Aplikasi Unsanity ini sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan para pengguna Mac untuk mengkostumisasi penampilan dari Mac OS. Dari pihak Unsanity sendiri menanggapi pernyataan ComputerWorld ini dengan mengatakan bahwa masalah tersebut mungkin terjadi karena pemakaian versi APE yang diproduksi sebelum Apple berganti memakai chip Intel.
Namun hal lain yang kemudian menjadi masalah adalah pemberitaan di Apple’s Support Forum bahwa permasalahan serupa juga menimpa para pengguna Mac yang tidak menginstall APE software. Jadi nampaknya permasalahan ini terjadi bukan semata oleh karena kesalahan pihak ketiga. Dari pihak Apple merekomendasikan dua macam solusi untuk mengatasi masalah ini. Yang pertama adalah bagi pemakai baru, pemakai harus menginstal kembali Leopard memakai metode ‘Archive and Install’. Sedangkan yang kedua bagi para pemakai Mac yang telah mengalami permasalahan ini dapat mencari solusi lain yang melibatkan beberapa baris perintah untuk mengatasi masalah ini. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada forum diskusi support Apple.
Pendapat :
Permasalahan adanya “blue screen” ini sangat menghambat para pengguna dalam menginstalasi suatu program. Apple sebaiknya segera mengatasi masalah ini karena masalah ini juga merugikan pihak lain atau pengguna lain seperti Mac.
Akibat dari “blue screen” ini data pra pengguna akan menjadi korupt atau bahkan mun gkin hilang. Waktu juga akan terbuang percuma karena harus back up data lagi.

http://www.beritanet.com/Hardware/Software/masalah_mac_os_leopard.html

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Sistem Informasi 4

Microsoft Desain Ulang Bing Maps

Microsoft telah mengumumkan langkah baru dalam evolusi terhadap platform pemetaan, pencarian dan lokasi yang melibatkan desain ulang Bing Maps terhadap perubahan fitur dari kontrok AJAX yang baru. Tata letak diubah untuk mempermudah navigasi bagi pengguna akhir. “Salah satu hal yang kami ubah sisi kiri rel Bing.com/Maps yang akan langsung memberikan hal yang akan pengguna lakukan seperti mengemudi, berjalan, melihat kamera lalu lintas dan kepadatan lalu lintas, restoran lokal dan mengeksplorasi aplikasi Map,” ujar Brian Hendricks, Manajer Produk dari Bing Maps melalui laman resmi mereka.

Pemeriksaan terhadap sisi kiri akan memudahkan pengguna mendapatkan petunjuk arah dan juga akses informasi lalu lintas, dan bahkan mempelajari berbagai aplikasi peta yang tersedia. Hendricks menambahkan bahwa pekerjaan tambahan itu dimasukkan ke dalam pemersatu AJAX dan Silverlight. Pada dasarnya, Microsoft telah mengubah StreetSide menjadi aplikasi Peta. Namun, antara aplikasi Peta dengan StreetSide terus membutuhkan Silverlight untuk diinstal di komputer pengguna agar dapat bekerja.

Pengguna yang ingin mengakses aplikasi Peta silahkan mengklik explore map apps atau tombol Map Apps di kiri bawah layar. Gunakan kotak pencarian atau ubah pengaturan untuk menemukan aplikasi peta yang dicari. Pada saat yang sama, Microsoft menawarkan perbaikan kinerja browsing, pembaharuan kontrol navigasi, peningkatan Bird’s eye dan optimasi untuk perangkat mobile dengan rilis terbaru dari kontrol AJAX Maps Bing versi 7. Versi terbaru ini memiliki kecepatan bagus untuk mobile web dan akan memperkenalkan cara yang berbeda bagi pengguna untuk terhubung pelanggan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang semua fitur dan perangkat tambahan di V7, pengguna disarankan untuk melihat kontrol peta Bing AJAX V7 SDK. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)

http://www.beritanet.com/Technology/Web-Development/7335.html

Pendapat :
Aplikasi Bing Maps ini dikembangkan oleh para teknisi Microsoft. Walaupun Bing Maps masih dalam tahap pengembangan namun Bing Maps langsung mengklaim bahwa Bing Maps lebih lengkap dan lebih detail dari pada aplikasi map lain seperti Google Maps. Dengan Bing Maps kita akan dimudahkan dalam pencarian peta yang sedang kita cari dan juga kita dapat mengakses lalu lintas.

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Sistem Informasi 1


EVOLUSI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI


Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara.
Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Tidak berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: “seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika !”.
Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa.
Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern.
Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern.
Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya.
Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-an.

ERA KOMPUTERISASI

Periode ini dimulai sekitar tahun 1960-an ketika mini computer dan mainframe diperkenalkan perusahaan seperti IBM ke dunia industri. Kemampuan menghitung yang sedemikian cepat menyebabkan banyak sekali perusahaan yang memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan data (data processing).
Pemakaian komputer di masa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, mempergunakan komputer jauh lebih efisien (dari segi waktu dan biaya) dibandingkan dengan mempekerjakan berpuluh-puluh SDM untuk hal serupa.
Pada era tersebut, belum terlihat suasana kompetisi yang sedemikian ketat. Jumlah perusahaan pun masih relatif sedikit. Kebanyakan dari perusahaan perusahaan besar secara tidak langsung “memonopoli pasar-pasar tertentu, karena belum ada pesaing yang berarti.
Hampir semua perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang infrastruktur (listrik dan telekomunikasi) dan pertambangan pada saat itu membeli perangkat komputer untuk membantu kegiatan administrasinya sehari-hari.
Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu adalah untuk administrasi back office, terutama yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan. Di pihak lain, kemampuan mainframe untuk melakukan perhitungan rumit juga dimanfaatkan perusahaan untuk membantu menyelesaikan problem-problem teknis operasional, seperti simulasi-simulasi perhitungan pada industri pertambangan dan manufaktur.

ERA TEKNOLOGI INFORMASI

Kemajuan teknologi digital yang dipadu dengan telekomunikasi telah membawa komputer memasuki masa-masa “revolusi”-nya. Di awal tahun 1970-an, teknologi PC atau Personal Computer mulai diperkenalkan sebagai alternatif pengganti mini computer.
Dengan seperangkat komputer yang dapat ditaruh di meja kerja (desktop), seorang manajer atau teknisi dapat memperoleh data atau informasi yang telah diolah oleh komputer (dengan kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan mini computer, bahkan mainframe).
Kegunaan komputer di perusahaan tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi, namun lebih jauh untuk mendukung terjadinya proses kerja yang lebih efektif.
Tidak seperti halnya pada era komputerisasi dimana komputer hanya menjadi “milik pribadi” Divisi EDP (Electronic Data Processing) pada suatu perusahaan, di era kedua ini setiap individu di organisasi dapat memanfaatkan kecanggihan komputer, seperti untuk mengolah database, spreadsheet, maupun data processing (end-user computing).
Pemakaian komputer di kalangan perusahaan semakin marak, terutama didukung dengan alam kompetisi yang telah berubah dari monompoli menjadi pasar bebas. Secara tidak langsung, perusahaan yang telah memanfaatkan teknologi komputer sangat efisien dan efektif dibandingkan perusahaan yang sebagian prosesnya masih dikelola secara manual.
Pada era inilah komputer memasuki babak barunya, yaitu sebagai suatu fasilitas yang dapat memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan, terutama yang bergerak di bidang pelayanan atau jasa.
Teori-teori manajemen organisasi modern secara intensif mulai diperkenalkan di awal tahun 1980-an. Salah satu teori yang paling banyak dipelajari dan diterapkan adalah mengenai manajemen perubahan (change management).
Hampir di semua kerangka teori manajemen perubahan ditekankan pentingnya teknologi informasi sebagai salah satu komponen utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan yang ingin menang dalam persaingan bisnis.
Tidak seperti pada kedua era sebelumnya yang lebih menekankan pada unsur teknologi, pada era manajemen perubahan ini yang lebih ditekankan adalah sistem informasi, dimana komputer dan teknologi informasi merupakan komponen dari sistem tersebut.
Kunci dari keberhasilan perusahaan di era tahun 1980-an ini adalah penciptaan dan penguasaan informasi secara cepat dan akurat. Informasi di dalam perusahaan dianalogikan sebagai darah dalam peredaran darah manusia yang harus selalu mengalir dengan teratur, cepat, terus-menerus, ke tempat-tempat yang membutuhkannya (strategis).
Ditekankan oleh beberapa ahli manajemen, bahwa perusahaan yang menguasai informasilah yang memiliki keunggulan kompetitif di dalam lingkungan makro “regulated free market”.
Di dalam periode ini, perubahan secara filosofis dari perusahaan tradisional ke perusahaan modern terletak pada bagaimana manajemen melihat kunci kinerja perusahaan. Organisasi tradisional melihat struktur perusahaan sebagai kunci utama pengukuran kinerja, sehingga semuanya diukur secara hirarkis berdasarkan divisi-divisi atau departemen.
Dalam teori organisasi modern, dimana persaingan bebas telah menyebabkan customers harus pandai-pandai memilih produk yang beragam di pasaran, proses penciptaan produk atau pelayanan (pemberian jasa) kepada pelanggan merupakan kunci utama kinerja perusahaan.
Keadaan ini sering diasosiasikan dengan istilah-istilah manajemen seperti “market driven” atau “customer base company” yang pada intinya sama, yaitu kinerja perusahaan akan dinilai dari kepuasan para pelanggannya.
Sangat jelas dalam format kompetisi yang baru ini, peranan komputer dan teknologi informasi, yang digabungkan dengan komponen lain seperti proses, prosedur, struktur organisasi, SDM, budaya perusahaan, manajemen, dan komponen terkait lainnya, dalam membentuk sistem informasi yang baik, merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan secara strategis.
Tidak dapat disangkal lagi bahwa kepuasan pelanggan terletak pada kualitas pelayanan. Pada dasarnya, seorang pelanggan dalam memilih produk atau jasa yang dibutuhkannya, akan mencari perusahaan yang menjual produk atau jasa tersebut: cheaper (lebih murah), better (lebih baik), dan faster (lebih cepat).
Disinilah peranan sistem informasi sebagai komponen utama dalam memberikan keunggulan kompetitif perusahaan. Oleh karena itu, kunci dari kinerja perusahaan adalah pada proses yang terjadi baik di dalam perusahaan (back office) maupun yang langsung bersinggungan dengan pelanggan (front office).
Dengan memfokuskan diri pada penciptaan proses (business process) yang efisien, efektif, dan terkontrol dengan baiklah sebuah perusahaan akan memiliki kinerja yang handal.
Tidak heran bahwa di era tahun 1980-an sampai dengan awal tahun 1990-an terlihat banyak sekali perusahaan yang melakukan BPR (BusinessProcess Reengineering), re-strukturisasi, implementasi ISO-9000, implementasi TQM, instalasi dan pemakaian sistem informasi korporat (SAP, Oracle, BAAN), dan lain sebagainya. Utilisasi teknologi informasi terlihat sangat mendominasi dalam setiap program manajemen perubahan yang dilakukan perusahaan-perusahaan

ERA GLOBALISASI INFORMASI

Belum banyak buku yang secara eksplisit memasukkan era terakhir ini ke dalam sejarah evolusi teknologi informasi. Fenomena yang terlihat adalah bahwa sejak pertengahan tahun 1980-an, perkembangan dibidang teknologi informasi (komputer dan telekomunikasi) sedemikian pesatnya, sehingga kalau digambarkan secara grafis, kemajuan yang terjadi terlihat secara eksponensial.
Ketika sebuah seminar internasional mengenai internet diselenggarakan di San Fransisco pada tahun 1996, para praktisi teknologi informasi yang dahulu bekerja sama dalam penelitian untuk memperkenalkan internet ke dunia industri pun secara jujur mengaku bahwa mereka tidak pernah menduga perkembangan internet akan menjadi seperti ini.
Ibaratnya mereka melihat bahwa yang ditanam adalah benih pohon ajaib, yang tiba-tiba membelah diri menjadi pohon raksasa yang tinggi menjulang.
Sulit untuk ditemukan teori yang dapat menjelaskan semua fenomena yang terjadi sejak awal tahun 1990-an ini, namun fakta yang terjadi dapat disimpulkan sebagai berikut:
Tidak ada yang dapat menahan lajunya perkembangan teknologi informasi. Keberadaannya telah menghilangkan garis-garis batas antar negara dalam hal flow of  information.
Tidak ada negara yang mampu untuk mencegah mengalirnya informasi dari atau ke luar negara lain, karena batasan antara negara tidak dikenal dalam virtual world of computer.
Penerapan teknologi seperti LAN, WAN, GlobalNet, Intranet, Internet, Ekstranet, semakin hari semakin merata dan membudaya di masyarakat.
Terbukti sangat sulit untuk menentukan perangkat hukum yang sesuai dan terbukti efektif untuk menangkal segala hal yang berhubungan dengan penciptaan dan aliran informasi. Perusahaan-perusahaan pun sudah tidak terikat pada batasan fisik lagi.
Melalui virtual world of computer, seseorang dapat mencari pelanggan di seluruh lapisan masyarakat dunia yang terhubung dengan jaringan internet. Sulit untuk dihitung besarnya uang atau investasi yang mengalir bebas melalui jaringan internet. Transaksi-transaksi perdagangan dapat dengan mudah dilakukan di cyberspace melalui electronic transaction dengan mempergunakan electronic money.
Tidak jarang perusahaan yang akhirnya harus mendefinisikan kembali visi dan misi bisnisnya, terutama yang bergelut di bidang pemberian jasa. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan perangkat canggih teknologi informasi telah merubah mindset manajemen perusahaan sehingga tidak jarang terjadi perusahaan yang banting stir menggeluti bidang lain.
Bagi negara dunia ketiga atau yang sedang berkembang, dilema mengenai pemanfaatan teknologi informasi amat terasa. Di suatu sisi banyak perusahaan yang belum siap karena struktur budaya atau SDM-nya, sementara di pihak lain investasi besar harus dikeluarkan untuk membeli perangkat teknologi informasi.

Pendapat :
Perkembangan komputer pada saat ini telah maju pesat. Dan juga telah mengubah sebagian besar perilaku manusia. Misalnya dalam penjualan barang mereka menggunakan fasilitas e-commerce yakni penjualan barang di dunia maya, di perusahaan mereka menerapkan system computer dan sistem informasi dalam menjalankan program di perusahaannya. Kemajuan teknologi ini merupakan. Adanya kemajuan perkembangan computer dari tahun ke tahun ini akan memudahkan para pengguna.a


Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Sistem Informasi 3

VoIP – Voice Over IP, Solusi Telepon Murah lewat Internet

VoIP merupakan suatu teknologi komunikasi yang menawarkan kemudahan bertelepon melalui Internet. Kini berkomunikasi melalui telepon tidak hanya bisa dilakukan dengan mengandalkan pesawat telepon konvensional maupun handphone saja, namun melalui Internet kita juga bisa melakukannya.
---
VoIP sendiri merupakan kepanjangan dari Voice over Internet Protocol atau yang lazim disebut juga dikenal dengan sebutan IP (Internet Protocol) Telephony atau Telepon Internet. Dengan VoIP, kita tidak lagi memerlukan pesawat telepon.
VoIP sendiri lebih sering digunakan untuk sambungan panggilan jarak jauh, seperti interlokal maupun internasional. Alasan utamanya dikembangkannya teknologi ini tidak lain adalah karena mahalnya biaya komunikasi, dalam hal ini telepon konvensional. Oleh karenanya alasan utama orang memakainya pun adalah karena murah, atau bahkan bisa dibilang 'gratis' karena tidak dikenai biaya pulsa konvensional, hanya memerlukan biaya sambungan Internet saja. Untuk memulai suatu pembicaraan VoIP, kita hanya memerlukan seperangkat komputer, mikrophone dan speaker serta koneksi Internet saja.
Pada dasarnya ada tiga jalan untuk menggunakan VoIP, yang pertama adalah jika kedua belah pihak mempunyai komputer beserta sambungan Internetnya. Jalan yang kedua adalah jika pihak yang satu memakai komputer sedangkan pihak yang lain memakai pesawat telepon. Sedangkan yang ketiga adalah kedua belah pihak menggunakan pesawat telepon.
Hal menarik dari VoIP adalah bahwa dalam penggunaannya VoIP tidak memerlukan infrastruktur tambahan, sehingga menghemat biaya. VoIP meneruskan suara melalui infrastruktur standart Internet, dengan memakai protokol IP. Itulah mengapa kita dapat berkomunikasi tanpa harus membayar lebih selain harga koneksi Internet itu sendiri, hal ini tentu saja sangat menguntungkan untuk komunikasi jarak jauh (interlokal maupun internasional) yang pada penggunaan telepon konvensional biasanya menghabiskan biaya yang mahal. Untuk memudahkan pemakaian teknologi ini, kini telah tersedia berbagai macam layanan gratis VoIP seperti Skype, Gizmo, VoIPStunt dan berbagai macam aplikasi layanan VoIP lainnya.
VoIP bisa menjadi tidak gratis lagi jika digunakan jauh dari komputer, semisal menggunakan perangkat pesawat telepon atau handphone, karena penggunaannya akan memerlukan layanan berbayar. Namun begitu layanan yang dimaksud tetaplah lebih murah dibandingkan dengan penggunaan jasa telepon konvensional. terutama untuk penggunaan jarak jauh internasional, menurut analisa bisa menghemat biaya hinga hampir 90%.
Sebagai teknologi yang relatif baru, VoIP dengan cepat telah diterima secara luas. Namun begitu, VoIP diharapkan terus mengembangkan teknologinya di masa yang akan datang, terutama dalam hal pengaturan pemakaian dan masalah keamanannya. Selain itu VoIP telah berhasil memposisikan diri sebagai salah satu kandidat teknologi terbaik pengganti POTS (Plain Old Telephone Systems).
Pertumbuhan pemakaian VoIP sendiri dapat diperbandingkan dengan pertumbuhan Internet pada awal 90'an. Tentu saja hal ini tidak lepas dikarenakan kesadaran masyarakat akan keuntungan dari pemakaian teknologi ini dalam solusi komunikasi masyarakat, khususnya di Indonesia dimana biaya komunikasi terbilang masih mahal.(dna)
http://www.beritanet.com/Technology/Communication/voip-solusi-telepon-murah.html

Pendapat :
Munculnya VoIP ini memang perlu diacungi jempol karena dengan adanya VoIP kita menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi dengan orang lain dan bertatap muka langsung dengan orang yang dituju. Kita juga dapat menghemat biaya telepon dari, dank e luar negeri. Namun keberadaan VoIP ini mungkin belum bisa dinikmati oleh masyarakat menengah bawah khususnya di Indonesia ini karena mereka harus lebih dulu mempunyai PC (Personal Computer), modem dan hardware lain yang mendukung penggunaan fasilitas VoIP ini.

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489

Artikel Sistem Informasi 2


ITB - Telkomsel Wujudkan Layanan Content Akademik Melalui T-Cash
Dalam rangka menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan Cashless Society, maka terhitung sejak tanggal 2 Maret yang lalu secara resmi Telkomsel menggandeng ITB dalam mewujudkan program layanan T-Cash bagi mahasiswa. Layanan T-Cash ini merupakan sebuah inovasi layanan content yang diperuntukkan bagi mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa ITB. Adapun jenis content yang ditawarkan bagi para mahasiswa ini meliputi content artikel jurnal dan karya ilmiah, hasil-hasil riset dan studi, bahan-bahan ajar, karya seni, dan lain-lain yang dipublikasikan di situs ITB.
Acara penandatanganan kerjasama ini dilakukan di sela-sela Dies Natalis ITB ke-49 sekaligus momentum 100 Tahun Kebangkitan Nasional, yang dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja dan Rektor ITB Djoko Santoso. T-Cash atau Telkomsel Cash adalah nama produk yang berfungsi sebagai layanan alat bayar atau transaksi secara elektronik yang digelar Telkomsel berdasarkan izin yang telah diberikan Bank Indonesia sebagai regulator pada tanggal 19 Januari 2007 dan merupakan inovasi teknologi tanah air.
Sebelumnya ITB dan Telkomsel juga telah bekerjasama dalam proses pembuatan T-Cash, antara lain dalam riset industri micropayment dan remittance, serta melakukan ‘proven service’ yang menjadikan layanan T-Cash ini memiliki nilai ekonomi, aman, dan handal, sehingga pada akhirnya dapat comply baik dari sisi teknis, proses bisnis/prosedur maupun sisi legalnya
Lebih lanjut Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda menuturkan, "Dengan menggunakan T-Cash, maka para mahasiswa tidak harus lagi menyimpan uang di dalam dompetnya, cukup menggunakan kartu atau handphone sebagai alat penyimpan uang dalam bentuk elektronik digital. Seiring dengan kerjasama dengan ITB ini, kini T-Cash telah dapat dimanfaatkan di 177 outlet termasuk ITB. Jumlah merchant ini akan terus bertambah sejalan dengan semakin banyaknya masyarakat memahami manfaat kehadiran T-Cash."(dna)


Pendapat :
Dengan adanya kerjasama ini masyarakat akan lebih mudah dalam melakukan penyimpanan uang dan mentransfer uang tanpa perlu datang ke bank. Penyimpanan uang ini  juga bisa dilakukan dengan alat elektronik digital seperti handphone dan kartu. Kita bisa melakukan transfer uang langsung dari telepon seluler (ponsel) secepat mengirimkan pesan singkat (SMS). Pengirim juga bisa mentransfer uang berkali-kali dalam satu hari. 

Rachma Wijayanti
1ka31
15110489